UKM Sejahtera

UKM SEJAHTERA

Yayasan Danamon Peduli mendesain dan meluncurkan program UKM Sejahtera dengan mengelaborasikan pengalaman dan pembelajaran dari program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) dan kegiatan Literasi Keuangan dengan pendekatan Corporate Social Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dengan berevolusi ke konsep keberlanjutan Creating Shared Value (CSV)/Menciptakan Manfaat Bersama .

Pada pemetaan sosial yang dilakukan Yayasan Danamon Peduli di awal tahun 2019, pelaku UKM di DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali secara umum mengalami tantangan pengembangan usaha kecil menengah berkisar pada rendahnya pengetahuan dan keterampilan pengelolaan usaha. Hal tersebut disebabkan:

  1. Terbatasnya kesempatan untuk peningkatan kapasitas
  2. Praktik persaingan usaha yang kurang kreatif
  3. Belum memiliki laporan keuangan
  4. Relasi dengan rantai pasok yang kurang optimal
  5. Kurangnya pemahaman tentang perpajakan dan hak kekayaan dan digitalisasi
  6. Minimnya pemahaman tentang pengolahan limbah dan dampaknya pada lingkungan

Program UKM Sejahtera dirancang secara komprehensif selama 12 bulan atau lebih untuk pelaku UKM terpilih yang meliputi:

  1. Peningkatan kapasitas pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri
  2. Peningkatan akses terhadap fasilitas layanan pengembangan usaha
  3. Penguatan mental berwirausaha dan sikap kepribadian
  4. Menyusun visi usaha berorientasi masa depan
  5. Berjejaring dan kerja sama dengan komunitas/rantai pasok
  6. Membangun dukungan pemerintah untuk kebijakan yang mendukung iklim usaha dan perbaikan infrastruktur sentra usaha

INFOGRAFIS

INFOGRAFIS

“Program UKM Sejahtera secara khusus mengambil empat peran utama yaitu Connecting (menghubungkan), Developing (mengembangkan), Enabling (memampukan), dan Functioning (memfungsikan) para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.”