29
Oct

Kembali Ke Pasar Rakyat Festival Pasar Rakyat Magelang 2019

Pada Jumat, Sabtu dan Minggu (4,5 dan 6 Oktober 2019), Yayasan Danamon Peduli (YDP) Adira Finance dan Pemerintah Kota Magelang menggelar Festival Pasar Rakyat (FPR) di Pasar Salaman Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Bertajuk “Terus Kumandhang & Pasar Gumregah”, kegiatan ini diisi dengan aksi sosial, aksi peduli lingkungan, lokakarya, literasi keuangan dan kriya (batik, wayang, topeng, kostum kesenian), lomba, bazaar, pameran dan pertunjukan seni. Melibatkan lebih dari 60 komunitas dari Forum Komunitas Seni Budaya Magelang, kegiatan ini juga berhasil menjaring sekitar 500 peserta, dan dihadiri lebih dari 2000 pengunjung.

Festival Pasar Rakyat bertujuan untuk memberdayakan, mengedukasi masyarakat lokal khususnya di lingkungan pasar rakyat dan sekitarnya, serta turut melestarikan kesenian dan budaya daerah setempat dalam rangka mendorong pasar rakyat menjadi ruang publik yang berkelanjutan dimana mitra komunitas lokal berperan sebagai motor penggerak. Festival Pasar Rakyat akan diadakan di 5 lokasi di Indonesia yaitu Magelang, Bogor, Pontianak, Denpasar dan Mataram.

Sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan FPR Magelang 2019, Bupati Magelang Zaenal Arifin, SIP. turut serta membuka kegiatan hari ini bersama dengan Direktur SDM dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi, Head of National NDC, Retention & Durable Adira Finance Antonius Danny Hendarko, Kepala Wilayah area Jawa Tengah Adira Finance Irfan Budianto, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Jenik Andreas dan Ketua Panitia Festival Pasar Rakyat Magelang Andritopo Senjoyo.

Selain itu Adira Finance akan mempersembahkan penghargaan khusus yaitu Pasar Rakyat Paling Mempesona, bagi Pemerintah Daerah dan komunitas lokal penyelenggara Festival Pasar Rakyat yang mampu menampilkan potensi dan pesona pasar rakyat sebagai ruang publik yang edukatif dan kreatif, dengan mengajak keterlibatan masyarakat luas pada acara Festival Pasar Rakyat. “Pluralisme adalah keniscayaan bagi Indonesia, sekaligus modal sosial yang sangat berharga.

Dalam konteks FPR ini Magelang yang kaya dengan keberagaman, menunjukkan kemampuan pengelolaan yang baik, dan menjadi atmosfer pendukung yang memampukan masyarakat dapat menjalani peri kehidupan dengan baik. Hal ini telah ditunjukkan oleh komunitas dan relawan yang tergabung di dalam Forum Komunitas Seni Budaya Magelang. Tentunya dengan elaborasi dan kolaborasi yang erat dengan segenap pemangku kepentingan, kegiatan FPR Magelang ini sah digugat sebagai keberhasilan bersama, keberhasilan semua pihak. Untuk itu kami haturkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya. Selanjutnya kami mengundang kepada semua pihak untuk menjadikan Festival Pasar Rakyat ini sebagai titik ungkit bagi inisiatif kemitraan ke depan, dan menjadi lokomotif perubahan bagi Magelang.

Dengan demikian, pasar rakyat sebagai ruang publik yang berkelanjutan dapat terwujud dan menjadi satu nilai penting bagi posisi Kab. Magelang dalam peta lokal hingga global.Tanpa menunda lagi, saya ucapkan selamat untuk kegiatan yang sudah sampai di titik ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Selamat berbahagia bersama semesta”, ujar Jenik Andreas dalam sambutannya.

Leave a Reply