27
Feb

Yayasan Danamon Peduli Lanjutkan Program Revitalisasi Pasar Tradisional

Dukung Peningkatan Kesehatan Lingkungan Sekitar Pasar & Peran Aktif Komunitas Pasar Jakarta, 23 Maret 2013. Yayasan Danamon Peduli bersama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka, hari ini menyelenggarakan Peresmian Pasar Sejahtera Sindangkasih di Pasar Sindangkasih, Majalengka, Jawa Barat. Peresmian ini sebagai salah satu upaya penggalangan partisipasi dan kepedulian publik pada peran penting pasar tradisional di tanah air. Pasar Sindangkasih merupakan satu dari penambahan dua lokasi baru percontohan Program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat). Sebelumnya, Yayasan Danamon Peduli telah mengembangkan 5 (lima) unit percontohan di Pasar Ibuh Kota Payakumbuh, Pasar Bunder Kabupaten Sragen, Pasar Kraksaan Kabupaten Probolingo, Pasar Baru Kota Probolinggo, dan Pasar Grogolan Kota Pekalongan. Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya kegiatan Program Pasar Sejahtera di Pasar Sindang Kasih. Hadir dalam peresmian Charles Sagala, Direktur Logistik & Sarana Distribusi Kementerian Perdagangan RI, perwakilan dari Kementerian Kesehatan, mitra Pemerintah Daerah dari ketujuh lokasi Pasar Sejahtera, Henry Ho, Direktur Utama Danamon , Willy S. Dharma, Direktur Utama Adira Finance.

Kepedulian Danamon atas keberadaan pasar tradisional di tanah air didasarkan pada pemahaman atas peran penting dan strategisnya pasar dalam perekonomian yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari struktur sosial mayoritas penduduk Indonesia. Data menyebutkan bahwa sebanyak sekitar 60% masyarakat bergantung pada pasar tradisional untuk penyedia kebutuhan dasar sehari-hari dan sekitar 12,5 juta pedagang bergantung pada mata pencarian di pasar-pasar tradisional. Sejalan dengan geliat ekonomi di pasar tradisional ini, sampah menjadi salah satu dampak yang dihasilkan. Pasar adalah produsen sampah terbesar kedua secara nasional dengan memproduksi 7,7 juta ton sampah per tahunnya.

Pengelolaan sampah yang belum maksimal dan kurangnya kesadaran pedagang membuang sampah pada tempatnya di sebagian besar pasar tradisional menjadi salah satu penyebab kondisi pasar yang kurang layak dari segi kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan. Program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat) adalah salah satu program Yayasan Danamon Peduli yang dimulai pada 2010 bertujuan mendukung upaya revitalisasi pasar tradisional melalui peningkatan kesehatan lingkungan pasar-pasar tradisional dengan mengacu pada standar nasional sebagaimana ditetapkan dalam panduan Pasar Sehat.

Berdasarkan pembelajaran dari program-program sebelumnya, Yayasan Danamon Peduli memahami bahwa upaya revitalisasi pasar bukan sekadar mengenai pembangunan dan perbaikan fisik saja tetapi bagaimana dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat dan peran aktif komunitas pasar dalam memelihara, merawat dan mengembangkan pasar-pasar tradisionallah yang dapat menjamin kesuksesan upaya pemerintah dalam merevitalisasi pasar tradisional, ujar Bonaria Siahaan, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli menjelaskan mengenai konsep Pasar Sejahtera. Karena itu, kegiatan dalam Program Pasar Sejahtera menggabungkan dua pendekatan yaitu fisik dan non fisik.

Kegiatan non fisik yang berfokus pada komitmen perawatan terwujud dalam bentuk fisik, demikian Bonaria menambahkan. Di setiap unit percontohan, cakupan kegiatan fisik meliputi pengembangan unit percontohan Pasar Sejahtera mengikuti standar nasional Pasar Sehat, pengadaan sarana pembuangan sampah dan air bersih. Dari sisi non fisik, edukasi dan kegiatan pemberdayaan pedagang menuju perilaku sehat dalam pasar, pelatihan pengelola pasar, dan fasilitasi perencanaan terpadu bersama masing-masing Pemda menjadi agenda utama. Yayasan Danamon Peduli sangat memperhatikan kesinambungan dari kegiatan dukungannya di program Pasar Sejahtera.

Komitmen bersama merupakan faktor penting yang dibangun sejak tahap desain hingga implementasi program. Selain membangun komitmen melalui pelibatan aktif dan peran serta komunitas pasar, dalam penyiapan program, Yayasan Danamon Peduli bergandengan dengan masing-masing Pemda dalam melaksanakan perencanaan dan penganggaran terpadu. Wujud dari komitmen bersama ini terlihat dari penyediaan anggaran bersumber APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) yang bersanding dengan anggaran Yayasan Danamon Peduli dalam setiap lokasi percontohan. Selain itu penekanan program pada pelibatan dan peran aktif komunitas merupakan salah satu fitur penting dalam Pasar Sejahtera.

Melalui serangkaian kegiatan Komunikasi Perubahan Perilaku, para pedagang pasar diajak untuk bersama-sama turut berperan aktif dalam perawatan pasar untuk kepentingan bersama. Bentuk kegiatan cukup beragam, mulai dari focus group discussions sebagai wadah mereka membahas permasalahan dan solusi bersama; pengembangan majalah dinding (Mading) yang pengelolaan dan penyiapan materinya dilakukan oleh para pedagang. Yang lebih menarik lagi adalah berkembangnya skema yang tumbuh atas inisiatif pedagang sendiri. Sebagai contoh, di Pasar Baru, Kota Probolinggo, pedagang pasar merintis berdirinya Bank Sampah, yang menampung sampah non organik untuk selanjutnya disalurkan ke pihak lain pengelola daur ulang sampah tersebut.

Bank Sampah Pasar Baru Probolinggo ini sepenuhnya dilakukan oleh para pedagang pasar sendiri, dan merupakan Bank Sampah pertama berbasis komunitas pasar. Beberapa pelatihan juga dilakukan untuk memperlancar kegiatan bank sampah ini seperti manajemen bank sampah dan pelatihan keterampilan mengolah sampah plastik menjadi cendera mata. Sementara di los percontohan Pasar Bunder Sragen, para pedagang memelopori penyiapan Kartu Sehat yang dapat digunakan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Pos Kesehatan yang ada di Pasar Bunder dengan gratis.

Penggunaan dana tersebut berkembang tidak hanya untuk pemeriksaan kesehatan saja tetapi juga digunakan untuk memperbaiki kerusakan sederhana di los para pedagang. Guna membangun semangat para pedagang membina Majalah Dinding, maka selain diadakan pelatihan bagi mereka, Yayasan Danamon Peduli mengadakan kegiatan lomba mading untuk kelima Pasar Sejahtera. Pada acara peresmian Pasar Sejahtera di Sindangkasih ini, untuk pertama kalinya akan dihadirkan para pedagang dari kelima lokasi Pasar Sejahtera tahap pertama dalam rangka menerima hadiah sebagai pemenang Lomba Majalah Dinding antar Pasar Sejahtera. Pertemuan ini dimaksudkan juga sebagai sarana untuk saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring antara Kabupaten/Kota dan para pihak yang mempunyai kepedulian pada pasar tradisional di tanah air. -selesai- Tentang Yayasan Danamon Peduli Yayasan Danamon Peduli memulai kegiatannya pada tahun 2001. Sejak tahun 2004 lebih memusatkan perhatiannya pada program yang dipelopori oleh komunitas (community-driven development) dan proyek-proyek berkelanjutan yang menekankan partisipasi relawan.

Di tahun 2007 Danamon Peduli melakukan 1.135 kegiatan yang dilakukan oleh lebih dari 11.000 relawan serta menyentuh kehidupan lebih dari 550.000 orang penerima manfaat. Yayasan Danamon Peduli (www.danamonpeduli.or.id) mendukung pembangunan berkelanjutan, berbasis kebutuhan komunitas dan melibatkan relawan. Misi tersebut diwujudkan dengan memperbaiki tingkat kesehatan, kebersihan, dan kehidupan masyarakat melalui program-program yang memiliki dampak yang luas. Selain itu Yayasan Danamon Peduli juga mengulurkan bantuan untuk memulihkan kehidupan korban bencana alam.

Yayasan Danamon Peduli resmi dibentuk oleh PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. dan PT Adira Dinamika Multifinance, Tbk. pada 17 Februari 2006. Tentang PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. didirikan pada tahun 1956 dan sampai dengan 31 Desember 2012 memiliki lebih dari 3.300 kantor cabang dan point of sales, termasuk unit Danamon Simpan Pinjam (DSP) dan unit Syariah, serta kantor-kantor cabang anak perusahaannya. Danamon memberikan kepada nasabahnya akses ke lebih dari 30.000 ATM, termasuk melalui kerjasama dengan ATM Bersama dan ALTO di 33 provinsi di Indonesia. Danamon mengelola aset sebesar Rp 155,8 triliun sampai dengan akhir bulan Desember 2012. Danamon belum lama ini meraih penghargaan “Best Private Bank with over Rp10 trillion in Assets in Risk Management Education dalam ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award 2012 yang diselenggarakan oleh Business Review. Danamon juga meraih penghargaan Digital Brand of the Year 2012 Award dalam kategori Kartu Kredit dari Infobank.

Dalam ajang internasional, Danamon meraih Best Corporate Governance dalam poll Asia’s Best Companies 2012  yang diadakan oleh FinanceAsia. Danamon adalah penerbit tunggal dan pihak yang mengakuisisi kartu kredit American Express di Indonesia berdasarkan perjanjian pengoperasian independen yang memungkinkan Danamon menerbitkan kartu kredit American Express pada nasabah individual dan korporasi. Danamon juga merupakan satu-satunya bank yang memberikan layanan kepada mitra bisnis lokal yang menerima pembayaran dengan kartu kredit American Express dan untuk menerima mitra bisnis baru di Indonesia.

Danamon juga adalah penerbit tunggal kartu Manchester United dengan kartu Debit/ATM dan kartu kredit Manchester United. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) adalah anak perusahaan Danamon yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor dan memiliki jaringan kantor cabang yang luas di lebih dari 260 kota di Indonesia. Danamon juga merupakan pemegang saham mayoritas PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), suatu perusahaan asuransi umum and PT Adira Quantum Multifinance (Adira Kredit), perusahaan pembiayaan barang elektronik dan rumah tangga. Pada tanggal 31 Desember 2012, 67,37% saham-saham Danamon dimiliki oleh Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd. dan sebesar 32,63% oleh publik. Pada tanggal 2 April 2012, Danamon telah mendapatkan informasi dari Fullerton Financial Holdings Pte. Ltd. (FFH), bahwa FFH telah menjalin kesepakatan penjualan saham bersyarat (conditional share purchase agreement) dengan DBS Group Holdings (DBS) untuk menjual semua kepemilikan sahamnya di Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd. (AFI) kepada DBS. Transaksi ini akan difinalisasi setelah diperoleh persetujuan, antara lain, dari pemegang saham DBS dan para regulator di Singapura dan Indonesia, termasuk Bank Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Danamon dan Yayasan Danamon Peduli, mohon kunjungi corporate website Danamon dan Yayasan Danamon Peduli pada: www.danamon.co.id / www.danamonpeduli.or.id

Leave a Reply