13
Feb

Pasar Rejowinangun Kota Magelang Raih Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Melalui Program Kemitraan ‘Pasar Sejahtera’

Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) bermitra dengan Pemerintah Kota Magelang dan Badan Standardisasi Nasional Indonesia (BSN) meresmikan pasar Rejowinangun sebagai pasar berstandar nasional Indonesia (ber-SNI) pertama di Kota Magelang,  Jawa Tengah. Sertifikasi ini diraih melalui program kemitraan bertajuk Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat) yang dijalankan oleh Danamon Peduli sejak 2010. Adanya tiga persyaratan utama yaitu persyaratan umum, teknis dan pengelolaan, dan lebih dari 40 indikator lain yang wajib dimiliki sebuah pasar rakyat, menjadikan tantangan tersendiri bagi pengelola pasar untuk dapat meningkatkan statuspasarnya menjadi pasar berstandar nasional.

“Danamon Peduli secara khusus mengambil peran sebagai mitra pembangunan dalam merevitalisasi pasar rakyat. Pada dasarnya kami bersinergi  untuk  program kerja pemerintah yang berfokus pada pengembangan pasar. Kami mendukung dikeluarkannya SNI 8152:2015 Pasar Rakyat oleh Badan Standardisasi Nasional dan menjadikanrujukan utama di program Pasar Sejahtera. Langkah ini kami yakini sebagai upaya bersama dalam mewujudkan pasar rakyat yang kompetitif, mampu melindungi hak-hak konsumen, dan menjadi tonggak perekonomian, sosial, budaya dan pariwisata daerah,” jelas Jenik D.S Andreas, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Peresmian ini dihadiri oleh Deputy Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian, Badan Standardisasi Nasional, Dr. Zakiyah; Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Sihard Hadjopan Pohan S.H, MM.; Direktur Penguatan Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standardisasi Nasional, Heru Suseno, S. Pi, MT; Wakil Walikota Magelang, Dra. Windarti Agustina; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagang Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo, SE, M. Si; Kepala Dinas Perindustriam dan Perdagangan Kota Magelang, Ir. Sri Retno Murtiningsih dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Jenik D.S Andreas.

Program Pasar Sejahtera (sehat, hijau, bersih, terawat)

Pada 2008 – 2011, Danamon Peduli menyelenggarakan program Danamon Go Green yaitu kegiatan mengubah sampah organik pasar menjadi kompos yang berkualitas melalui pengadaan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) dan pelatihan pengelolaan bagi kader penggerak di pasar rakyat. Komitmen komunitas pasar dan pemerintah daerah yang tinggi pada Danamon Go Green mendorong Danamon Peduli untuk melanjutkan kemitraan dengan pemerintah daerah terpilih dalam format program kerja yang lebih holistik yaitu program Pasar Sejahtera. 

Fokus Program Pasar Sejahtera adalah pada: (i) revitalisasi fisik pasar dan (ii) revitalisasi non fisik, seperti peningkatan kapasitas kelembagaan, edukasi pemangku kepentingan tentang pasar dan promosi peran dan nilai. Mulai 2015, pelaksanaan program Pasar Sejahtera mengacu pada SNI 8152:2015 Pasar Rakyat sehingga seluruh pasar percontohan dampingan Danamon Peduli, diarahkan untuk menjadi pasar rakyat berstandar nasional Indonesia (SNI). Pasar Rejowinangun Kota Magelang merupakan Pemenang Inovasi Terbaik dari Anugerah Pancawara 2017 yang diselenggarakan oleh Danamon Peduli dan

Kementerian Pergadangan RI untuk kategori Pasar Rakyat Pemerintah Daerah Tipe I dan II. Pemerintah Kota Magelang kami nilai memiliki komitmen yang tinggi dalam pengembangan pasar rakyat, sehingga selanjutnya Danamon Peduli mengajukan Pasar Rejowinangun sebagai pasar percontohan program Pasar Sejahtera dengan kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Kota Magelang selama dua tahun, yaitu 2018-2019.

Selama 2018 – 2019, Danamon Peduli telah melakukan berbagai dukungan di Pasar Rejowinangun yaitu:

Dukungan Fisik:

  • Perbaikan lapak pedagang di los daging. Mengganti lapak yang sebelumnya dari meja kayu menjadi meja keramik di los sayur sesuai dengan Kepmenkes No. 519/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat dan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat
  • Pembuatan bak cuci tangan dan pemasangan papan nama untuk area merokok, pintu masuk pasar dan ruang menyusui
  • Media informasi luar ruang perilaku hidup bersih dan sehat
  • Pengadaan papan informasi luar ruang perilaku hidup bersih dan sehat
  • Pemasangan papan petunjuk di seluruh jalur evakuasi di Pasar Rerjowinangun

Dukungan Non Fisik:

  • Memfasilitasi rapat lintas sektor untuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki tupoksi di pasar rakyat untuk mensinergikan rencana kerja dan pendanaan
  • Kegiatan rutin berupa diskusi kelompok sebagai sarana menyampaikan aspirasi  dan media komunikasi dua arah paguyuban pedagang, buruh gendong, kuli panggul dan pengelola pasar
  • Penyelenggaraan Festival Pasar Rakyat sebagai ajang promosi pasar sekaligus berbagi pengetahuan mengadakan public outreach kepada pengelola pasar
  • Mengadakan literasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan diperuntukkan bagi pedagang  Pasar Rejowinangun maupun pelaku usaha mikro menengah di sekitarnya
  • Memfasilitasi berbagai pelatihan yaitu perilaku hidup bersih dan sehat; pelatihan “Mengenali Bahan Tambahan Pangan yang Aman dan Berbahaya dan Pelatihan mitigasi kebakaran dan simulasi jalur evakuasi
  • Memfasilitasi pembentukan tim SNI Pasar Rakyat Kota Magelang, pengadaan sosialiasi SNI 8152:2015 Pasar Rakyat, gap analysis dan penyusunan 16 standar operating procedures (SOP) Pengelolaan Pasar berdasarkan SNI 8152:2015 Pasar Rakyat
  • Pengadaan pelatihan ISO 19011 (audit management) untuk pengelola pasar
  • Memfasilitasi proses asesmen dan pembiayaan sertifikasi SNI 8152:2015 Pasar Rakyat untuk Pasar Rejowinangun.

Dari seluruh dukungan yang diberikan Danamon Peduli bersama dengan komitmen Pemerintah Kota Magelang, Pasar Rejowinangun berhasil meraih predikat pasar berstandar nasional Indonesia (SNI 8152:2015 Pasar Rakyat) ke-30 dari total pasar rakyat berjumlah 9.000an di seluruh Indonesia. Hingga akhir 2018, Danamon Peduli berhasil mendapatkan tiga SNI 8152:2015 Pasar Rakyat untuk tiga pasar dampingannya (dari total enam pasar dampingan di 2018) yaitu Pasar Ibuh Payakumbuh Sumatera Barat, Pasar Bunder Kabupaten Sragen Jawa Tengah, dan Pasar Rejowinangun Kota Magelang Jawa Tengah.

Leave a Reply