Friday, Jan 18th 2019
  • Kerja Bakti bersama warga Marunda Ikon Regional Jakarta Utara

    Yayasan Danamon Peduli turut serta membersihkan lingkungan

  • Seorang pedagang menggunakan fasilitas kebersihan di pasar binaan Yayasan Danamon Peduli

    Tingkatkan kesadaran akan kebersihan di sekitar pasar dengan kebiasaan mencuci tangan

Bank Danamon Bangun Lapak dan Kompos


Bank Danamon, melalui Yayasan Danamon Peduli (YDP), kembali meluncurkan program yang menyentuh infrastruktur ekonomi mikro. Kali ini menyasar golongan pasar rakyat, dengan meluncurkan event bertajuk revitalisasi pasar. Program ini secara serentak berlangsung di beberapa lokasi seperti Pasar Ibuh Payakumbuh, Pasar Bunder Sragen, Pasar Baru di kota Probolinggo, Pasar Semampir di Kabupaten Probolinggo dan Pasar Grogolan di Kota Pekalongan. Program revitalisasi secara simbolik diluncurkan Sabtu (9/7/2011) di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan, sekaligus dalam rangkaian Hari Pasar Bersih Nasional ke-4. Dalam program ini, Yayasan Danamon Peduli memberikan pembelajaran terhadap komunitas masing-masing pasar terkait manajemen dan pengaturan kesehatan. Secara khusus, pihak YDP memberi tagline Sejahtera alias Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat. “Kami ingin memberi bukti kepedulian terhadap para pedagang dan kehidupan pasar tradisional. Pasar rakyat tak boleh tergusur oleh modernitas, dan satu caranya adalah revitalisasi terhadap setiap unit pendukung di setiap pasar. Karenanya, program ini sebagai bentuk dedikasi kami kepada kalangan rakyat. Kami tak hanya berhubungan secara bisnis dengan mereka, tapi juga sosial,” sebut Henry Ho, Direktur Utama Bank Danamon. Dalam program Sejahtera, pihak Danamon mengubah wajah pasar tradisional menjadi lebih layak, sehingga menarik perhatian banyak orang. “Kami tak ingin pasar tradisional habis begitu saja tergusur oleh pasar modern atau mal. Langkah yang kami lakukan ini sebagai awal dengan tujuan akhir adalah tetap meramaikan suasana pasar,” tukas Henry Ho. Beberapa terobosan yang dilakukan Bank Danamon dalam merevitalisasi pasar antara lain membangun lapak yang sesuai dengan standar kesehatan, yakni menggunakan bahan permanen seperti keramik sebagai alas, juga struktur bangunan yang lebih kuat. Selain itu ada juga pembuatan kelompok kerja komunitas produksi kompos yang materinya berasal dari seluruh sampah. Program revitalisasi pasar ini bermula pada tanggal 19 Juli 2008 saat Departemen Perdangangan RI (Depdag) dan Danamon Peduli telah mencanangkan Hari Pasar Bersih Nasional (HPBN) pertama di Pasar Bumi Serpong Damai, Tangerang ditandai dengan melaksanakan kegiatan membersihkan 717 pasar tradisional secara serentak dalam waktu Hari Pasar Bersih Nasional ke-2 dilangsungkan pada tanggal 18 Juli 2009, Danamon Peduli melibatkan langsung lebih dari 11 ribu karyawan membersihkan 750 pasar tradisional secara serentak dalam waktu satu hari di seluruh Indonesia dan tercatat di MURI sebagai “Penyelenggara Perbaikan Kondisi Kebersihan dan Lingkungan Pasar Tradisional Secara Serentak dengan Jumlah Terbanyak di 750 Pasar.” Pada Hari Pasar Bersih Nasional ke-3, Danamon Peduli sebagai mitra utama swasta bersama tiga kementerian yaitu Departemen Perdagangan, Departemen Kesehatan dan Departemen Pertanian yang memiliki kesamaan komitmen dan kesamaan fokus perhatian pada kegiatan revitalisasi pasar tradisional membersihkan 800 pasar tradisonal di 32 provinsi secara serentak di seluruh Indonesia melibatkan lebih dari 13 ribu karyawan. Tribun Jateng

Share the knowledge...