02
Aug

Bank Danamon dan Adira Berbagi Buku untuk Indonesia

Jakarta, 2 Agustus 2018. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) memfasilitasi inisiatif kegiatan sosial karyawan bertajuk “Danamon – Adira Berbagi Buku.” Didukung oleh lebih dari 30 ribu karyawan, Bank Danamon dan anak perusahaanya Adira, berkontribusi pada upaya peningkatan minat baca serta menyediakan akses masyarakat terhadap buku-buku bermutu. Total buku terkumpul dari seluruh Indonesia sebanyak 40.040 buku, melibatkan 6.664 karyawan sebagai ‘Relawan Buku.’

“Hasil penelitian Perpustakaan Nasional RI tahun 2017 menyebutkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia membaca buku per hari rata-rata 30 – 59 menit, dari waktu ini jumlah buku yang selesai dibaca per tahun hanya 5 – 9 buku. Riset lain mengungkapkan bahwa minat baca Indonesia hanya 0,01%, bandingkan dengan rakyat Jepang di angka 45% dan Singapura sebesar 55%. Salah satu penyebabnya adalah karena keterbatasan bahan bacaan dan akses terhadap buku bermutu. Untuk mengatasi hal ini, kami ingin berkontribusi dalam mendukung peningkatan minat baca masyarakat,” jelas Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

Bertempat di Menara Bank Danamon, Danamon Peduli menggelar acara “Seremoni Donasi Buku dan Berbagi Pengetahuan”, dihadiri oleh Dra. Sri Sumekar, M.Si, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Najwa Shihab, Duta Baca Indonesia, Nirwan A. Arsuka Pendiri Gerakan Pustaka Bergerak, Michellina L. Triwardhany, Wakil Direktur Danamon dan Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

Pada hari yang sama dilaksanakan juga sesi “Berbagi Pengetahuan”, dimana Dra. Sri Sumekar, M.Si. dan Najwa Shihab berbagi pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya berkontribusi dalam upaya peningkatan minat baca di Indonesia. Selanjutnya Nirwan A. Arsuka berbagi pengalamannya bersama relawan dalam mengumpulkan buku dan mendistribusikannya ke masyarakat.

Buku-buku tersebut akan didistribusikan ke 35 taman baca masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang memberi kesempatan bagi para karyawan untuk menjadi ‘Relawan Buku’, dengan menyumbangkan buku baru atau bekas yang layak dan bermutu.

Dalam pelaksanaan  kegiatan ini, dilakukan juga edukasi kepada karyawan untuk menyumbangkan buku dengan rasa tanggung jawab, yaitu memberikan buku yang bermutu dengan kondisi yang masih layak (tidak robek, tidak dicoret-coret) untuk disumbangkan. Hal ini tentunya selaras dengan tujuan utama kegiatan, yakni mendukung peningkatan minat baca serta pengetahuan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pelaksanaan dari kegiatan ini, mulai dari menerima, memilah, mengemas hingga mengirim buku hasil donasi dilakukan oleh para karyawan relawan.

24
Jul

Bank Danamon dan Adira Gelar Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Pasar Rakyat

Jakarta, 24 Juli 2018, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon”) dan anak perusahaannya Adira Finance dan Adira Insurance difasilitasi oleh Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) memperkuat komitmennya untuk terus mendukung perkembangan rumah ekonomi bangsa yaitu pasar rakyat.

Pada kesempatan ini, Danamon Unit Usaha Syariah melalui Danamon Peduli menyerahkan bantuan prasarana sarana pendidikan ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Yayasan Tunas Jaya, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur berupa pengadaan Pojok Baca (rak buku dan buku bacaan bermutu); 1 unit komputer dan printer; white board; aneka permainan edukatif; pengeras suara dan loker. Seluruh bantuan diserahkan oleh Heriyanto Agung Putra selaku Direktur Bank Danamon kepada Fery Farhati Baswedan selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta. Acara tersebut disaksikan oleh Arief Nasrudin sebagai Direktur Utama PD Pasar Jaya dan Lya Arief Nasrudin selaku Ketua Yayasan PAUD Bina Tunas Jaya.

“Pasar rakyat merupakan salah satu poros kehidupan dan tulang punggung perekonomian daerah. Oleh karenanya, sejak tahun 2014, kami menyelenggarakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang mendukung sarana prasarana di pasar rakyat baik fisik maupun non fisik melalui Yayasan Danamon Peduli. Keberadaan PAUD di Pasar Induk Kramat Jati yang beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu ini wajib kami dukung, mengingat keberadaannya sangat membantu para pedagang agar dapat memberikan pengawasan dan pendidikan kepada anak-anaknya sambil menjalankan aktivitas ekonomi sehari-harinya dengan tenang,” jelas Heriyanto Agung Putra, Direktur Bank Danamon.

Sebagai rangkaian dari perayaan hari jadi Danamon ke-62 yang jatuh pada tanggal 16 Juli 2018, Danamon Peduli juga telah melaksanakan kegiatan CSR bertajuk kegiatan Peduli Lingkungan di Pasar Koja, Jakarta Utara, yaitu penyelenggaraan Pelatihan Mitigasi Bencana dan Kebakaran serta penyerahan bantuan sarana prasaran kebersihan berupa 1 unit mesin kompos; 190 buah tempat sampah; dan pengecatan. Untuk mendukung kegiatan di Pasar Kramat Jati dan Pasar Koja ini, Danamon Peduli mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta, dari total anggaran Rp 2,3 miliar khusus untuk kegiatan Peduli Lingkungan di 2018.

“Kegiatan Peduli Lingkungan yang rutin kami selenggarakan ini adalah komitmen Danamon  Peduli sebagai mitra pembangunan pemerintah, khususnya dalam upaya mengembangkan ekonomi kerakyatan. Bersama dengan Danamon dan anak perusahaan, kami menargetkan tercapainya perbaikan lingkungan dan kesejahteraan di wilayah kerja Danamon dan Adira. Kegiatan Peduli Lingkungan terus kami giatkan karena selaras dengan agenda pembangunan pemerintah – Nawacita dan Tujuan Pembangunan Global yang Berkelanjutan (SDG),” tutup Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

04
Jun

Danamon, Adira dan Yayasan Danamon Peduli Melaksanakan Kegiatan Peduli Lingkungan di Wilayah Jawa Timur

Surabaya, Juni 2018. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bekerja sama dengan keluarga besar Danamon, Adira Finance, dan Adira Insurance menggelar kegiatan Peduli Lingkungan yang diadakan di semua jaringan kantor wilayah/cabang Danamon dan anak perusahaannya di seluruh Indonesia. Jaringan kantor wilayah Danamon dan anak perusahaannya yang berada di seluruh Indonesia dapat menentukan 1 (satu) bentuk kegiatan dari 4 (empat) kategori kegiatan pokok yaitu 1) Kegiatan pengelolaan sampah 2) Kegiatan penghijauan wilayah dan pembuatan lubang biopori 3) Kegiatan pembuatan penampungan air bersih dan sanitasi 4) Kegiatan perbaikan sarana/fasilitas publik yang dibutuhkan dalam rangka pemeliharaan lingkungan.

Khusus Danamon dan Adira wilayah Jawa Timur, kegiatan Peduli Lingkungan meliputi pengadaan sarana dan prasarana pendukung untuk Taman Harmoni atau lebih dikenal dengan sebutan Taman Sakura terletak di Jl. Keputih Tegal Timur No.241, Keputih, Sukolilo, Surabaya yaitu berupa pengadaan tempat sampah, kursi taman, dan sepeda motor gerobak sampah. Serah terima bantuan di lakukan pada (tanggal) oleh (nama/Jabatan) dan diterima oleh (nama jabatan)

Mendukung keberadaan dan kelangsungan taman kota sangat vital bagi kehidupan mahluk hidup. Keberadaan tanaman dan pohon mampu memitigasi perubahan iklim, polusi dan bencana, menahan laju air dan memastikan air terserap ke tanah, melindungi keanekaragaman hayati dan pastinya untuk mendukung kehidupan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami akan masalah global saat ini sekaligus sebagai investasi sosial yang ke depannya diharapkan memberikan dampak jangka panjang untuk kualitas hidup dan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.” Jelas Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

Sebagai salah satu mitra kerja pemerintah dalam pelaksanaan SDGs, Danamon Peduli terus aktif dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan di seluruh wilayah operasional Danamon dan anak perusahaan di Indonesia. Setiap tahunnya Danamon Peduli mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk pelaksanaan berbagai inisiatif lingkungan. Restu Pratiwi, menambahkan “Sejalan dengan Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (SDGs), melalui kegiatan Peduli Lingkungan ini, Danamon Peduli bersama keluarga besar Danamon, yaitu Adira Finance, dan Adira Insurance mengajak masyarakat yang ada di wilayah kerja untuk melakukan kegiatan pelestarian dan perawatan lingkungan hidup bersama-sama.”

29
Mar

Yayasan Danamon Peduli Raih PRIA 2018

Public Relations Indonesia Award 2018  atau dikenal dengan PRIA tahun 2018 merupakan penghargaan yang diberikan kepada lembaga negara, kementerian, BUMN dan korporasi swasta yang berhasil menunjukan prestasi dalam pelaksanaan program kehumasan. Kegiatan ini rutin diadakan sejak 2016 oleh PR Indonesia, yang merupakan perusahaan yang menaungi Majalah PR Indonesia.

Kamis 29 Maret 2018 berlokasi di Jalan Tunjungan Surabaya, Danamon melalui Yayasan Danamon Peduli menerima penghargaan PRIA 2018 dari PR Indonesia, meraih Bronze untuk Kategori Program PR Sub kategori Marketing PR dan Gold untuk Kategori Program CSR sub kategori Community Based Development.

08
Mar

Yayasan Danamon Peduli Raih Gold Champion di Ajang WOW Brand 2018

Indonesia Branding Campaign of The Year  atau dikenal dengan WOW Brand tahun 2018 hadir sebagai apresiasi pada merek-merek yang memiliki strategi kampanye pemasaran yang tepat. Kampanye ini penting mengingat bisa menjadi pendongkrak awareness yang merupakan pintu awal sebuah brand advocacy.

Kamis 8 Maret 2018 bertempat di Raffles Hotel Jakarta, Danamon melalui Yayasan Danamon Peduli menerima penghargaan WOW Brand 2018 dari MarkPlus, Inc. sebagai Gold Champion untuk kampanye “Jelajah Pasar Rakyat Nusantara dan Festival Pasar Rakyat” kategori below the line campaign.

 

 

 

28
Feb

Yayasan Danamon Peduli Adakan ‘Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran’ untuk Pasar Rakyat di Kota Banda  Aceh

Banda Aceh, 28 Februari 2017. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh, BPBD dan Dinas Kebakaran Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan ‘Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran’ di Pasar Atjeh. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Rizal Junaedi dan Danamon Branch Corporate Officer Wilayah Banda Aceh Ivan Jorilanda serta dihadiri 60 peserta pelatihan dari 13 pasar rakyat yang ada di Kota Banda Aceh. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang konsep manajemen darurat, ketangguhan dan kesigapsiagaan dalam situasi gawat darurat bila terjadi bencana alam ataupun kebakaran di pasar. Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat meminimalisasi korban jiwa, kerugian akibat kerusakan harta benda/aset, dan lingkungan.

“Pasar rakyat (tradisional) di kota Banda Aceh memiliki peran yang sangat vital sebagai salah satu penyangga kehidupan ekonomi, sosial dan budaya. Kita ketahui bahwa salah satu peran utama pasar rakyat adalah menyerap produksi dan memegang rantai distribusi dan penjualan dalam skala daerah maupun nasional. Oleh sebab itu Danamon Peduli melalui ‘Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran’ mendorong terwujudnya pasar yang tangguh dan siap siaga terhadap bencana dan ancaman kebakaran yang dapat terjadi kapan saja” jelas Restu Pratiwi Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.

Sejak 2015, Danamon Peduli telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana dan Penanganan Kebakaran di 28 Kota/Kabupaten yang melibatkan 2.179 peserta dari 247 komunitas pasar rakyat di seluruh Indonesia. Selain edukasi dan simulasi, Danamon Peduli juga mendistribusikan lebih dari 536 alat pemadam api ringan (APAR) untuk ditempatkan di pasar-pasar setempat. Materi pelatihan terdiri dari teori pengenalan potensi bencana serta pencegahan dan penanganan kebakaran diiringi dengan materi praktik, dimana peserta diajarkan bagaimana memadamkan api, baik dengan media konvensional dan alat pemadam kebakaran api ringan.

Tentang Yayasan Danamon Peduli:

Yayasan Danamon Peduli resmi dibentuk oleh PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. dan PT Adira Dinamika Multifinance, Tbk. pada 17 Februari 2006. Program-program Yayasan Danamon Peduli bertujuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang bermanfaat langsung pada masyarakat dan melibatkan relawan dari lingkungan keluarga besar Danamon. Dalam kiprahnya, Danamon Peduli secara konsisten berperan sebagai mitra pembangunan dengan program-programnya yang inovatif dengan tujuan berkontribusi pada prioritas pembangunan serta berkelanjutan dan dapat dikembangkan oleh berbagai pihak lain.

Sejak tahun 2010, Danamon Peduli menjalankan program Pasar Sejahtera sebagai investasi sosial perusahaan dengan fokus pelaksanaan pada empat komponen kegiatan, yaitu: (1) Peningkatan kondisi fisik pasar; (2) Intervensi perubahan perilaku; (3) Peningkatan komitmen pemerintah; dan (4) Peningkatan dukungan masyarakat. Saat ini, terdapat sembilan pasar percontohan Pasar Sejahtera, yaitu Pasar Ibuh-Payakumbuh di Sumatera Barat, Pasar Tejoagung Metro di Lampung, Pasar Sindangkasih-Majalengka di Jawa Barat, Pasar Bunder-Sragen di Jawa Tengah, Pasar Grogolan-Pekalongan di Jawa Tengah, Pasar Baru-Kota Probolinggo dan Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur, Pasar Kemuning-Pontianak di Kalimantan Barat, dan Pasar Lambocca Bantaeng di Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, dua pasar yaitu Pasar Sindangkasih dan Pasar Semampir sudah diserahterimakan kepada pemerintah setempat.

Selain melalui kegiatan Pasar Sejahtera ini, Danamon Peduli mewujudkan misi melalui program Cepat Tanggap Bencana, Danamon Peduli bekerja sama dengan para relawan dari karyawan Danamon dan Adira menyalurkan bantuan cepat kepada masyarakat yang terkena bencana selain juga melakukan beberapa kegiatan edukasi masyarakat dalam upaya mencegah dan memitigasi dampak bencana.

Sejak didirikannya, Yayasan Danamon Peduli juga telah meraih beberapa penghargaan antara lain juara ke-2 tingkat dunia BBC World Challenge 2009, MDGs Award 2009 untuk kategori pengentasan kemiskinan. Pada tahun 2011, Program Pasar Sejahtera mendapatkan penghargaan Asia Responsible Enterpreneurship Award untuk kategori Green Leadership. Pada pertengahan tahun ini, Yayasan Danamon Peduli menerima penghargaan dari Warta Ekonomi Social Business Inovation Award 2014 untuk kategori Best Sustainable Business Innovation Company in Clean Market Programme.  Kuartal pertama di 2015, Yayasan Danamon Peduli meraih Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector (CECT) CSR Award 2015 kategori “Overall Performance in Banking Sector” Oleh Universitas Trisakti.. Pada 2016, Danamon Peduli menerima Social Innovation Award, Warta Ekonomi; Special Achievement Delivering Succesful CSR Project, CECT CSR Awards; dan Commendation for best Practise in Combined Report of Foundation, NCSR. Pada Oktober 2016, Danamon Peduli diundang menjadi salah satu pembicara pada United Nation Habitat III di Quito, Ecuator atas program investasi sosialnya yang dianggap selaras dengan Sustainable Development Goals, khususnya pada tujuan 11 yaitu Sustainable Cities and Communities.

 

23
Feb

Danamon Peduli Raih Indonesia CSR Award 2018

23 Februari 2018, bertempat di Hotel Crowne Plaza, Jakarta majalah Indonesia-Asia Institute, Economic Review dan Ideku Group menyerahkan penghargaan Indonesia CSR Award 2018  kepada Yayasan Danamon Peduli sebagai Gold Winner Peringkat-1 kategori perusahaan terbuka industri keuangan/bank.

Aspek penilaian meliputi publikasi kegiatan, keterlibatan stakeholder, cakupan kegiatan serta dampaknya bagi masyarakat yang disasar pada periode kegiatan selama 2016 – 2017.

 

 

19
Feb

Pasar Ibuh Menjadi Pasar Percontohan Aman Dari Bahan Berbahaya

Dipenghujung acara Sosialisasi Inpres No.3 tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan yang berlangsung di Aula lantai 3 Balaikota Payakumbuh Bukik Sibaluik, Senin (19/2), Wakil Walikota Payakumbuh mendapat kejutan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (B-POM) Propinsi Sumatera Barat.

Pasar Ibuh Kota Payakumbuh diganjar penghargaan sebagai Percontohan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya.

“Surprise! Saya kaget bercampur bangga, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba diberi penghargaan oleh Badan POM Sumbar, Alhamdulillah Pasar Ibuh ditetapkan sebagai Percontohan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya,” ujar Wawako Erwin.

Wawako Erwin mengungkapkan terimakasih kepada Badan POM yang telah memilih Kota Payakumbuh dan memberikan Piagam penghargaan tersebut. “Saya kira penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Badan POM kepada Pemko Payakumbuh atas kesungguhan menata dan membenahi pasar tradisional selama ini, terima kasih bapak Kepala Badan POM Sumbar atas penghargaan ini,” ucap Wawako Erwin Lirih.

Sementara Kepala Badan POM Propinsi Sumatera Barat Martin Suhendri mengatakan, pihaknya sengaja tidak memberitahu terlebih dahulu perihal penghargaan tersebut agar penghargaan betul-betul murni berdasarkan kondisi lapangan yang kami temui.

“Kota Payakumbuh khususnya Pasar Ibuh Layak mendapatkan penghargaan ini, Pasar Ibuh betul betul Pasar Sehat yang menjadi pusat perdagangan di Kota Payakumbuh, semoga kondisi ini bisa terus dipertahankan,” sebut Martin.

Penghargaan langsung diserahkan Kepala Balai POM Sumbar Martin Suhendri kepada Wakil Walikota Payakumbuh Erwn Yunaz. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Benni Warlis, Kadis Kesehatan Elzadaswarman, Kadis Perdagangan dan UKM Dahler, Kadis Ketahanan Pangan Walasri, Ketua Forum Kota Sehat, Camat dan Kepala Puskesmas se Kota Payakumbuh.

 

30
Jan

Yayasan Danamon Peduli Adopsi 3.000 Pohon di Taman Buru Kareumbi Masigit, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Bandung, 30 Januari 2018. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bermitra dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dan Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri (Wanadri) melakukan penanaman 3.000 pohon di area kurang lebih  8 hektare  di Kawasan Konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dalam acara ‘Adopsi 3.000 Pohon untuk Pembangunan Indonesia yang Hijau dan Berkelanjutan.’  Hadir dalam kegiatan ini adalah Pengendali Ekosistem Hutan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat SKW III, Toni Setiana; Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi; Danamon Regional Head Wilayah Jawa Barat Pinastika Junia; serta masyarakat setempat yang terlibat aktif dalam pemeliharaan dan pengasuhan pohon. Memiliki luas 12.429,70 hektar Kawasan Konservasi Masigit Kareumbi (KKMK) masuk dalam tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut.

“Masih dalam semangat ‘Hari Sejuta Pohon Sedunia’ yang jatuh pada 10 Januari kemarin, Danamon melalui Danamon Peduli akan terus berkontribusi pada perbaikan kualitas lingkungan hidup, salah satunya melalui kegiatan menanam dan merawat pohon. Dari beberapa informasi, kita dapati fakta bahwa bumi kehilangan 15 miliar pohon setiap tahunnya, padahal keberadaan pohon sangat vital bagi kehidupan mahluk hidup. Keberadaan pohon mampu memitigasi perubahan iklim, polusi dan bencana, menahan laju air dan memastikan air terserap ke tanah, melindungi keanekaragaman hayati dan pastinya untuk mendukung kehidupan masyarakat yang berkelanjutan,” jelas Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Restu Pratiwi.

Program konservasi ini mencakup kegiatan penanaman yang dilakukan guna menghijaukankembali lahan-lahan kritis, khususnya di wilayah KKMK dengan tujuan mengembalikan fungsi hutan. Salah satunya yakni sebagai daerah hulu dan mata air dari beberapa anak sungai yang bermuara di sungai besar Cimanuk dan Citarum. Terdegradasinya kawasan ini akibat pembalakan liar dan kebakaran hutan yang menyebabkanbeberapa bencana banjir serta tanah longsor di sekitar aliran sungai.

Pada akhir 2008, BBKSDA dan Wanadri meluncurkan kegiatan penanaman pohon dengan pola adopsi (tree adoption program) sebagai kanal alternatif bagi masyarakat maupun institusi agar dapat terlibat langsung pada upaya penghijauan dan konservasi. Biaya asuh sebesar Rp50.000,- per pohon mencakup penyediaan bibit, penanaman dan perawatan pohon (berada dalam area konservasi maka tiap pohon tidak boleh ditebang dan dilindungioleh undang-undang). Sedangkan untuk memastikan keberadaan dan perkembangan pohon, Danamon Peduli melakukan monitoring secara daring. Selain dampak positif pada lingkungan, kegiatan adopsi pohon ini juga terbukti mampu menjaga keberadaan hidup pohon serta membuka lapangan pekerjaan, seperti penjaga dan pengasuh pohon yang berdampak pada ekonomi.

Sebagai salah satu mitra kerja pemerintah dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG), Danamon Peduli terus aktif dalam upaya perbaikan kualitas lingkungan di seluruh wilayah operasional Danamon dan anak perusahaan di Indonesia, seperti pengadaan sarana prasarana kebersihan, pembuatan lubang biopori, perbaikan taman kota, penghijauan di pasar rakyat (pasar tradisional) atau ruang publik dan berbagai pelatihan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Setiap tahunnya Danamon Peduli mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk pelaksanaan berbagai inisiatif lingkungan.

Tentang Yayasan Danamon Peduli:

Yayasan Danamon Peduli dibentuk oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk pada 17 Februari 2006. Program-program Yayasan Danamon Peduli bertujuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang bermanfaat langsung pada masyarakat dan melibatkan relawan dari lingkungan keluarga besar Danamon. Dalam kiprahnya, Danamon Peduli secara konsisten berperan sebagai mitra pembangunan dengan program-programnya yang inovatif dengan tujuan berkontribusi pada agenda pembangunan, berkelanjutan, dan dapat dikembangkan oleh berbagai pihak lain.

Sejak tahun 2010, Danamon Peduli menjalankan program Pasar SEJAHTERA sebagai investasi sosial perusahaan dengan fokus pelaksanaan pada empat komponen kegiatan, yaitu: (1) Peningkatan kondisi fisik pasar; (2) Intervensi perubahan perilaku; (3) Peningkatan komitmen pemerintah; dan (4) Peningkatan dukungan masyarakat. Saat ini, terdapat sembilan pasar percontohan Pasar SEJAHTERA, yaitu Pasar Ibuh-Payakumbuh di Sumatera Barat, Pasar Tejoagung Metro di Lampung, Pasar Sindangkasih-Majalengka di Jawa Barat, Pasar Bunder-Sragen di Jawa Tengah, Pasar Grogolan-Pekalongan di Jawa Tengah, Pasar Baru-Kota Probolinggo dan Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur, Pasar Kemuning-Pontianak di Kalimantan Barat, dan Pasar Lambocca Bantaeng di Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, dua pasar yaitu Pasar Sindangkasih dan Pasar Semampir telah diserahterimakan kepada pemerintah setempat.

Selain melalui kegiatan Pasar SEJAHTERA ini, Danamon Peduli mewujudkan misi melalui program Cepat Tanggap Bencana, Danamon Peduli bekerja sama dengan para relawan dari karyawan Danamon dan Adira menyalurkan bantuan cepat kepada masyarakat yang terkena bencana selain juga melakukan beberapa kegiatan edukasi masyarakat dalam upaya mencegah dan memitigasi dampak bencana.

Sejak didirikannya, Yayasan Danamon Peduli juga telah meraih beberapa penghargaan antara lain juara ke-2 tingkat dunia BBC World Challenge 2009, MDGs Award 2009 untuk kategori pengentasan kemiskinan. Pada tahun 2011, Program Pasar Sejahtera mendapatkan penghargaan Asia Responsible Entrepreneurship Award untuk kategori Green Leadership. Pada pertengahan tahun ini, Yayasan Danamon Peduli menerima penghargaan dari Warta Ekonomi Social Business Innovation Award 2014 untuk kategori Best Sustainable Business Innovation Company in Clean Market Program. Kuartal pertama 2015, Yayasan Danamon Peduli meraih Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector (CECT) CSR Award 2015 kategori “Overall Performance in Banking Sector” dari Universitas Trisakti. Tahun 2016, Danamon Peduli menjadi salah satu pembicara mewakili Indonesia di Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa yaitu Habitat III di Quito, Ekuador. Di awal tahun ini Danamon Peduli menerima penghargaan TOP CSR 2017 untuk kategori program yang selaras dengan Nawacita 6: Revitalisasi Pasar Tradisional.