27
Feb

Yayasan Danamon Peduli Mengawali Festival Pasar Rakyat Tahun 2016 di Pasar Ibuh

Payakumbuh, 27 Februari 2016. Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) melalui kampanye nasional bertajuk Jelajah Pasar Rakyat Nusantara menggelar Festival Pasar Rakyat sebagai wujud dukungan terhadap keberadaan dan perkembangan pasar tradisional (pasar rakyat) di Indonesia. Danamon Peduli mengawali Festival Pasar Rakyat tahun 2016, di Pasar Ibuh, Payakumbuh Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pemerintah kota Payakumbuh, yang bermitra dengan Danamon Peduli dalam program revitalisasi pasar Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat) sejak 2010.

“Kami sangat menghargai kebijakan dari Pemerintah Kota Payakumbuh yang berpihak dengan keberadaan dan pengembangan pasar rakyat, salah satunya dengan mengendalikan pertumbuhan retail modern di kota Payakumbuh,” ujar Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Sejalan dengan visi Danamon yaitu ‘Peduli dan Membantu Jutaan Orang Mencapai Kesejahteraan,’ Danamon berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam bentuk produk dan layanan perbankan, khususnya pada segmen mass market dimana terdapat banyak pengusaha mikro yang berbisnis di pasar rakyat. Dukungan tersebut harapannya dapat membantu para pengusaha di pasar rakyat untuk mengembangkan bisnis mereka dan mencapai kesejahteraan.

Semangat Danamon Peduli dalam mengembangkan pasar rakyat di Indonesia juga menjadi komitmen bersama dari Danamon. Hal ini tergambar melalui lini bisnis Danamon yaitu Danamon Simpan Pinjam yang bergerak di sektor pembiayaan usaha mikro.

Direktur Perbankan Mikro Danamon, Satinder Pal Singh Ahluwalia, menjelaskan bahwa pentingnya fungsi pasar di dalam perekonomian mendorong Danamon Simpan Pinjam menempatkan para pedagang pasar sebagai mitra usaha strategis. “Dengan pengalaman 12 tahun bermitra bersama para pedagang pasar, kami sadar bahwa fungsi melalui Danamon Simpan Pinjam bukan hanya menyentuh para pedagang pasar sebagai nasabah, namun juga membantu mereka menjadi pengusaha mikro yang sukses ,” imbuh Satinder.

Melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, Danamon Peduli berupaya membuktikan bahwa pasar rakyat merupakan ruang publik yang kreatif, edukatif dan berbudaya serta lebih dari sekadar tempat transaksional semata. Kegiatan Festival Pasar Rakyat juga adalah bagian dari Kampanye Nasional Jelajah Pasar Rakyat Nusantara yang digagas oleh Danamon Peduli sebagai gerakan yang secara khusus mempromosikan pasar rakyat di Indonesia.

Lebih lanjut Restu mengatakan, “Sikap dan kebijakan pemerintah kota Payakumbuh yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan mendorong kami melanjutkan program revitalisasi pasar rakyat yaitu Pasar Sejahtera di Pasar Ibuh. Kegiatan yang kami namakan Festival Pasar Rakyat di Pasar Ibuh merupakan bagian dari program Pasar Sejahtera yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan konsumen, pedagang dan pemerintah kota lebih dari urusan ekonomi semata, namun juga sosial dan budaya.”

Di tahun 2015, kegiatan Festival Pasar Rakyat telah digelar di 8 kabupaten kota yaitu Pasar Tejoagung (Metro Lampung), Pasar Lambocca (Bantaeng), Pasar Rau (Serang), Pasar Kembang (Surabaya), Pasar Baru (Probolinggo), Pasar Ngasem (Yogyakarta), Pasar Lama (Tangerang), dan Pasar Kebon Kembang (Bogor).

Mengawali tahun 2016, kegiatan Festival Pasar Rakyat diselenggarakan di Pasar Ibuh, Payakumbuh Sumatera Barat. Pasar Ibuh merupakan salah satu pasar rakyat terbesar di tanah air. Menampung lebih dari 1.500 pedagang dengan perputaran uang mencapai Rp 2.5 miliar setiap harinya. Pentingnya peran Pasar Ibuh bagi masyarakat Payakumbuh dan sekitarnya mendorong Danamon Peduli bekerja sama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh memulai program revitalisasi pasar rakyat Pasar Sejahtera pada tahun 2010, menjadikan Pasar Ibuh sebagai salah satu pasar percontohan dan pasar dampingan Danamon Peduli hingga saat ini.

Kegiatan Festival Pasar Rakyat di Pasar Ibuh sebagai salah satu kegiatan utama dari Program Pasar Sejatera yang merupakan dukungan non fisik khususnya aspek promosi pasar. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota Payakumbuh. Hadir dalam Festival Pasar Rakyat di Pasar Ibuh, Ir. H Benny Warlis, MM Seketaris Daerah Kota Payakumbuh; Dr. Henny Yusnita Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh; Satinder Pal Singh Ahluwalia, Direktur Perbankan Mikro Danamon; Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli; dan Hartono Teguh Wijaya, Regional Corporate Officer Danamon Wilayah Sumatera.

Dalam kegiatan Festival Pasar Rakyat di Pasar Ibuh ini, “Lomba Menata Dagangan Garengong” dan “ Lomba Giliang Lado” merupakan lomba yang mengangkat tradisi Pasar Ibuh. Garendong adalah penjual sayur menggunakan kendaraan beroda dua yang mampu melayani konsumen hingga ke wilayah Pekan Baru. Sedangkan giliang lado adalah aktivitas menggiling cabai hingga halus tanpa menggunakan bantuan mesin. Selain itu untuk semakin memeriahkan Festival Pasar Rakyat Ibuh juga digelar “Lomba Lukis T-Shirt” untuk pelajar dan “Lomba Masak” untuk kategori pedagang dan PKK. Dr. Henny Yusnita, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh hadir untuk memasak “Pangek Lapuak” salah satu kekayaan kuliner legendaris lokal.