Sunday, May 28th 2017
  • Kerja Bakti bersama warga Marunda Ikon Regional Jakarta Utara

    Yayasan Danamon Peduli turut serta membersihkan lingkungan

  • Seorang pedagang menggunakan fasilitas kebersihan di pasar binaan Yayasan Danamon Peduli

    Tingkatkan kesadaran akan kebersihan di sekitar pasar dengan kebiasaan mencuci tangan

MEMBANGUN KEMBALI HARAPAN

Posisi geologis Indonesia berada tepat pada “Cincin Api Pasifik”, sebuah kawasan dimana 80 persen gempa bumi dunia terjadi. Dengan 120 gunung berapi aktif dan 5.860 sungai, Indonesia merupakan daerah yang rawan gempa bumi, tanah longsor, tsunami, banjir, serta bencana alam lainnya. Kejadian bencana alam yang menimpa Indonesia di beberapa tahun terakhir telah mengakibatkan kerusakan luar biasa, hilangnya ribuan nyawa, tempat tinggal, serta mata pencaharian bagi mereka yang bertahan hidup sekalipun.

Sejalan dengan visi kepedulian kami untuk membangun kembali harapan dan penghidupan masyarakat, kami selalu berinisiatif untuk memberikan bantuan awal bagi penduduk yang terkena bencana serta mengurangi dampak negatif lebih lanjut dari bencana tersebut. Upaya yang kami lakukan berupa pendekatan yang melibatkan segenap masyarakat untuk mengurangi resiko korban jiwa, kemunduran sosio-ekonomi dan menyediakan bantuan untuk percepatan pemulihan, sehingga masyarakat dapat melanjutkan kembali kehidupan mereka. Dalam menyaluran bantuan, kami didukung oleh ribuan tenaga relawan dari seluruh jaringan nasional Danamon – sebuah aset yang memungkinkan kami menjadi sektor swasta pertama yang dapat secara cepat menanggapi dan menyaluran bantuan kepada korban bencana.

Beberapa tahun terakhir ini, di Indonesia telah berkembang respon yang luar biasa dari masyarakat dalam menanggapi bencana. Segala upaya bantuan dari berbagai lembaga dan organisasi massa dengan cepat terkumpul melengkapi program bantuan pemerintah, khususnya pada hari-hari awal setelah bencana. Meskipun tiada istilah “terlalu banyak” dalam situasi tanggap darurat, kami menyadari akan pentingnya koordinasi terpadu guna memastikan kebutuhan korban dapat secara cepat dan tepat teridentifikasi dan terpenuhi. Untuk mencapai tujuan ini, kami berkoordinasi dengan pihak terkait seperti pemerintah daerah dan organisasi-organisasi lain seiring dengan jalannya proses logistik.

Diagram Cepat Tanggap Bencana

MANAJEMEN BENCANA

Program Cepat Tanggap Bencana kami mengadopsi pendekatan Manajemen Bencana yang meliputi bantuan darurat, pemulihan dan pencegahan, dan upaya mitigasi.

Pendekatan ini dirancang dalam kerangka kerja berkelanjutan mulai dari perencanaan, pelatihan, dan kegiatan-kegiatan evaluatif untuk memastikan koordinasi yang tepat sasaran. Kami juga terus meningkatkan kapasitas untuk merespon, mencegah, serta mengurangi dampak bencana, baik yang disebabkan oleh alam maupun oleh manusia.

Bahaya bencana alam dapat mengancam siapa saja. Dengan kesadaran ini, kami percaya bahwa akibat kerugian yang ditimbulkan dapat dikurangi dengan pemahaman baik akan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghindari dampak negatif lebih lanjut. Maka dari itu, pengembangan kapasitas sesama relawan dalam penilaian prioritas kebutuhan pada kondisi bencana merupakan bagian terpadu dari program kami.

Demi tercapainya tujuan ini, kami bekerjasama dengan pihak yang berpengalaman guna memberikan pembekalan sesama relawan berupa pelatihan dasar Cepat Tanggap Bencana serta kerangka kerja operasional dan kelembagaan yang sederhana. Hal ini dimaksudkan agar informasi lapangan, penggalangan dukungan dan pemberdayakan jaringan relawan kami dapat secepatnya diperoleh, sehingga pelayanan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dapat sesegera mungkin diberikan.

PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DAMPAK BENCANA

Bencana yang disebabkan oleh faktor manusia pada umumnya dapat dicegah atau setidaknya dikurangi dampaknya. Dalam beberapa kasus, bencana tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang tidak sehat dan tidak bertanggung jawab.

Menyadari kenyataan ini, kami mengintegrasikan pertimbangan resiko bencana ke dalam program dan kegiatan pembangunan berkelanjutan yang memberikan penekanan khusus pada kesehatan dan keselamatan lingkungan. Dalam penerapannya, kami bersama-sama dengan para relawan dan pihak terkait lainnya melaksanakan pendidikan masyarakat untuk mensosialisasikan dan mendorong peran serta masyarakat luas dalam mengurangi resiko bencana melalui beberapa kegiatan terpadu yang dapat membantu mencegah atau mengurangi dampak bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran.