Monday, Oct 23rd 2017
  • Kerja Bakti bersama warga Marunda Ikon Regional Jakarta Utara

    Yayasan Danamon Peduli turut serta membersihkan lingkungan

  • Seorang pedagang menggunakan fasilitas kebersihan di pasar binaan Yayasan Danamon Peduli

    Tingkatkan kesadaran akan kebersihan di sekitar pasar dengan kebiasaan mencuci tangan

Danamon dan Yayasan Danamon Peduli Gelar Pelatihan untuk UMKM Kota Probolinggo


Probolinggo, 3 Mei 2017. Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas untuk pengusaha  mikro, kecil dan menengah bertajuk ‘Pelatihan Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial.’ Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Drs. Gatot Wahyudi, M.SI dan dihadiri Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Probolinggo Indi Eko Yanuarto, SE, ME, serta melibatkan 40 UMKM Kota Probolinggo.
Sejak 2010, Danamon Peduli bekerja sama dengan Pemerintah Kota Probolinggo dalam program revitalisasi pasar rakyat bertajuk Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih dan Terawat), sebuah program yang meliputi dukungan fisik dan nonfisik dari pasar rakyat. Peningkatan kapasitas melalui berbagai kegiatan pelatihan adalah salah satu bentuk dukungan nonfisik terhadap keberadaan pelaku usaha UMKM, baik dalam ruang lingkup pasar tradisional (pasar rakyat) maupun UMKM secara umum.
Merujuk data Kadin Kota Probolinggo, pengusaha UMKM yang menjadi anggota Kadin saat ini terus bertambah, namun tidak sedikit pula yang berguguran karena tidak memiliki daya saing dan ketahanan usaha yang kuat. Salah satu kunci agar usaha dapat bertahan dan berkembang adalah dengan kemampuan dalam mengantisipasi perubahan yang terjadi atas kebutuhan pasar termasuk kemudahan bertransaksi.
“Modernisasi dan perkembangan teknologi telah mengubah cara pemasaran dari metode konvensional atau offline dengan bertatap muka menjadi metode digital atau online. Konsumen beralih menggunakan internet atau berbagai media sosial seperti Google, Facebook, dan Instagram guna mencari  informasi mengenai produk atau jasa yang mereka butuhkan. Tidak sampai di situ, banyak konsumen lantas memilih bertransaksi via media sosial, online, e-commerce, marketplace, dan lain-lain. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha UMKM untuk memahami betapa pemasaran melalui jejaring media sosial dan online berperan penting dalam pemasaran produk,” jelas Restu Pratiwi Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka perspektif baru dan memberikan pemahaman serta motivasi kepada pengusaha UMKM untuk lebih jeli dalam melihat perubahan dan peluang bisnisnya melalui pemasaran yang tepat dan efektif sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, peserta pelatihan turut dibekali dengan keterampilan mengenai prinsip, metode, dan strategi dalam melakukan pemasaran melalui media sosial dan online.
“Pemasaran produk melalui media online merupakan jawaban dari hambatan yang sering dihadapi pengusaha UMKM, yaitu mahalnya biaya promosi atau beriklan. Namun tentu saja penggunaan media sosial untuk pemasaran produk membutuhkan pengetahuan khusus, termasuk di dalamnya pengenalan jenis produk perbankan yang tepat untuk mendukung proses transaksi via online yang akan sangat menentukan kenyamanan dan kepercayaan konsumen.  Untuk itu, Danamon Peduli melengkapi kegiatan ini dengan memaparkan informasi berbagai produk dan layanan perbankan dari Bank Danamon untuk memenuhi kebutuhan tersebut.” tutup Restu Pratiwi.



Share the knowledge...