Liputan6.com, Probolinggo : Para pedagang pasar di Kota Probolinggo, Jawa Timur, punya cara sendiri memperoleh penghasilan tambahan. Secara berkala mereka mengumpulkan dan memilah sampah untuk kemudian dikirim ke bank sampah.
Selain bisa menambung, pola pengolahan sampah dengan cara seperti ini juga membuat pasar menjadi bersih. Pola ini juga berdampak pada meningkatnya jumlah pengunjung pasar.Hasilnya, dijumpai SCTV, Rabu (24/4/2013), pasar baru di Kota Probolinggo kini terlihat lebih bersih dari sebelumnya. Jalan di dalam pasar tak lagi becek. Pedagang dan pembeli pun kini bisa beraktivitas dengan nyaman.
Para pedagang di pasar ini rupanya punya kewajiban baru. Yaitu membersihkan bagian dalam pasar, mengumpulkan, dan memilah sampah organik, non organik, dan residu. “Kadang mengirim sampah seminggu dua kali, kadang sekali. Yang dikirim plastik sama kresek,” ujar Aminah, pedagang pasar baru.


